Tuesday, March 20, 2012

Menanti Waktu IndahNya...

Seperti baru saja menapak Bumi...
Pijakan ini masih terlalu rapuh untuk diayunkan...
Mengikuti langkah-lagkan panjang yang kau lakukan didepanku...
"Tak punya perasaan..." itu kalimat pertama yang dikatakan ratusan pasang mata yang melihat adegan ini...
"Tak sudikah kau merengkuh tangan ini wahai Tuan yang aku tak tahu siapa namanya...
Mengajakku melangkah bersama...biar pelan dan tertatih namun tetap akan bersama..." Hatiku lirih.
Yang disindir rupanya merasa tersindir...
Kini ia menengok ke belakang, kemudian berbalik kanan...
Menghampiri diri yang kian gemetar...
Mendekat...dan akhirnya sampailah ia dihadapanku...
"Belum waktunya, Puteri...Tunggulah beberapa waktu lagi...aku tak hanya akan memapahmu..."

No comments:

Post a Comment