Monday, October 29, 2012

Ilang Inspirasi


Mengapa seperti tak punya sesuatu yang dapat ditumpahkan dalam beberapa aksara?
Padahal sebelumnya, saya amat bersemangat untuk menulis.
Inspirasi itu datang dimana saja, kapan saja, di jalanan menuju kampus, di tempat diskusi favorit (baca: angkringan), di dalam kelas ketika mendengarkan ceramah dosen yang tak ada putusnya, di taman kampus ketika menunggu seseorang, di parkiran kampus yang berantakan, di kantor ormawa yang pengap, diatas bus yang membawa diri ke tanah kelahiran, dimana-mana.
Dan saat ini, detik ini, saat-saat seharusnya saya menumpahkan apa yang saya niatkan untuk saya tulis, tapi kenapa tak ada satupun inspirasi ynag dapat saya sampaikan lewat aksara.
Karena menulis adalah bakat, karena menulis adalah darah yang ‘kadung’ mengalir di tubuh, karena menulis adalah pembawaan dan bawaan, yang pada akhirnya berkesimpulan bahwa menulis adalah keturunan.
Benarkah?
Mungkin ada benarnya juga.
Tapi saya percaya, akan banyak pihak yang menyalahkan premis di atas.
Entahlah mana benar, mana salah.
Just enjoy whatever I do, I have, and I love…
:D

No comments:

Post a Comment