Masalah usai, namun konsentrasi tak kunjung
datang..
Apa gerangan yang membuat saya terus menerus
merasa nyaman dengan kehilangan konsentrasi yang pada akhirnya akan kehilangan
banyak kesempatan emas..
Adakah ia yang terus berkecamuk dalam fikir
dan hati ini juga turut memikirkan diri ini?
Saya sudah terlalu hapal dengan medan yang
saat ini saya berada diatasnya, menapak. Namun, tetap saja, sama.
Asli…ini tidak boleh dibiarkan terus
berlanjut..tidaak..tidaak…apa kabar masa depan yang akan saya panen jika masih
terus menerus memikirkan sesuatu yang beum layak untuk dilakukan.
No comments:
Post a Comment